KOMPASINDO.CO.ID, Jakarta, 18 Juli 2026 – Universitas Darma Persada (Unsada) kembali menorehkan tonggak penting dalam dunia pendidikan tinggi dengan menyelenggarakan Sidang Terbuka Senat Universitas dalam rangka Wisuda ke-37 Program Pascasarjana, Sarjana, dan Diploma Semester Ganjil Tahun Akademik 2025/2026 di Grha Wira Bakti, Jakarta, Sabtu (18/7/2026). Mengusung tema “Mewujudkan Generasi Unggul di Era Society 5.0”, Universitas Darma Persada mengukuhkan sebanyak 299 mahasiswa yang telah dinyatakan lulus berdasarkan hasil yudisium seluruh fakultas dan Sekolah Pascasarjana.
Acara berlangsung khidmat dengan dihadiri Ketua dan Anggota Senat Universitas, Pengurus Yayasan Melati Sakura, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah III, jajaran pimpinan universitas, para dekan, dosen, tenaga kependidikan, orang tua wisudawan, alumni, serta tamu undangan.
Prosesi dimulai dengan masuknya Senat Universitas yang diiringi Paduan Suara Mahasiswa (PSM) Taradhika, dilanjutkan menyanyikan Lagu Indonesia Raya, Hymne Universitas Darma Persada, serta mengheningkan cipta sebagai penghormatan kepada para pahlawan bangsa dan sivitas akademika yang telah berjasa.
Pada awal sidang, seluruh hadirin juga diajak mengenang Ketua Umum Pengurus Yayasan Melati Sakura, almarhum Dr. H.C. Rahmat Gobel, yang wafat pada 10 Juli 2026. Doa bersama dipanjatkan sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi, kepemimpinan, dan pengabdiannya dalam membangun Yayasan Melati Sakura serta memajukan Universitas Darma Persada sebagai perguruan tinggi yang mempererat persahabatan Indonesia dan Jepang.
Dalam sambutannya, Rektor Universitas Darma Persada, Dr. Agus Salim Dasuki, M.Eng., menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati atas keberhasilan menyelesaikan pendidikan tinggi. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan buah dari kerja keras, ketekunan, doa, serta dukungan orang tua dan keluarga yang telah mendampingi selama proses pendidikan.
Rektor menegaskan bahwa tema wisuda tahun ini bukan sekadar slogan, melainkan komitmen Universitas Darma Persada dalam mempersiapkan generasi yang mampu menghadapi perubahan dunia akibat perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), Big Data, Internet of Things (IoT), robotika, dan transformasi digital. Di tengah pesatnya kemajuan teknologi, ia menekankan bahwa nilai-nilai kemanusiaan tidak boleh ditinggalkan.
“Teknologi harus menjadi alat untuk meningkatkan kualitas hidup, memperkuat kolaborasi, memperluas akses pendidikan dan kesehatan, serta menciptakan kesejahteraan yang lebih merata,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam membentuk lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, karakter kuat, kemampuan berpikir kritis, kreatif, komunikatif, adaptif, serta mampu bekerja sama dalam lingkungan global.
Menurut Rektor, wisuda bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal pengabdian kepada masyarakat. Gelar akademik yang diraih harus diwujudkan melalui karya nyata, profesionalisme, dan integritas. Universitas Darma Persada, lanjutnya, akan terus melakukan transformasi melalui peningkatan kualitas pendidikan, penelitian, inovasi, internasionalisasi, kerja sama dengan dunia industri, serta penguatan kompetensi digital agar para lulusan semakin siap menghadapi masa depan.
Sementara itu, Ketua Yayasan Melati Sakura, Ir. Ismadji Hadisumarto, turut menyampaikan belasungkawa atas wafatnya almarhum Dr. H.C. Rahmat Gobel serta mengenang semangat kepemimpinan dan pengabdiannya dalam memajukan dunia pendidikan. Ia mengajak seluruh sivitas akademika untuk melanjutkan cita-cita yang telah dirintis almarhum.
Dalam kesempatan tersebut, Ismadji mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada orang tua yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada Universitas Darma Persada, serta kepada rektor, para wakil rektor, dekan, dosen, tenaga kependidikan, dan seluruh sivitas akademika atas dedikasi dalam mendidik mahasiswa hingga berhasil menyelesaikan studinya.
Ia mengingatkan bahwa wisuda hanyalah penanda selesainya satu jenjang pendidikan, sedangkan keberhasilan sesungguhnya ditentukan oleh kontribusi setelah memasuki dunia kerja dan kehidupan bermasyarakat. Para lulusan diminta menjaga integritas, kejujuran, serta nama baik almamater. Bangsa Indonesia, katanya, membutuhkan generasi yang mampu menciptakan solusi, bekerja dengan integritas, dan memberi manfaat bagi masyarakat.
Ketua Yayasan juga mengingatkan semakin ketatnya persaingan dunia kerja. Ia menyebut setiap tahun ratusan ribu lulusan perguruan tinggi memasuki pasar kerja sehingga para alumni harus memiliki semangat pantang menyerah, disiplin, serta meneladani etos kerja masyarakat Jepang yang menjunjung tinggi integritas dan kejujuran. Ia pun berpesan agar para lulusan selalu menghormati dan berbakti kepada orang tua yang telah berjuang mengantarkan mereka hingga meraih gelar akademik.
Kepala LLDIKTI Wilayah III, Dr. Henri Togar Hasiholan Tambunan, S.E., M.A., memberikan apresiasi atas penyelenggaraan Wisuda ke-37 Universitas Darma Persada yang dinilai menunjukkan kematangan tata kelola perguruan tinggi dalam menjaga mutu pendidikan di tengah perubahan dunia pendidikan tinggi yang sangat dinamis.
Menurutnya, tantangan pendidikan tinggi saat ini tidak lagi dapat diselesaikan dengan pendekatan lama. Dunia kerja membutuhkan lulusan yang adaptif, menguasai teknologi, sekaligus matang secara sosial dan emosional. Mengutip pemikiran Tan Malaka, ia menegaskan bahwa tujuan pendidikan adalah mempertajam kecerdasan, memperkukuh kemauan, dan memperhalus perasaan. Ketiga nilai tersebut harus menjadi karakter lulusan Universitas Darma Persada.
Henri kemudian menyampaikan tiga pesan utama kepada para wisudawan. Pertama, menjadi inovator yang inklusif, yakni mampu menghadirkan inovasi yang tetap memperhatikan nilai kemanusiaan. Kedua, mewujudkan pendidikan tinggi yang berdampak, dengan memastikan hasil penelitian mampu menyelesaikan persoalan nyata di masyarakat dan dunia industri. Ketiga, menjaga etika sebagai kompas utama dalam memanfaatkan perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan, sehingga integritas dan tanggung jawab moral tetap menjadi fondasi dalam setiap keputusan profesional.
Ia juga berharap Universitas Darma Persada terus memperkuat kualitas lulusannya agar memiliki keunggulan kompetitif di dunia kerja melalui kedisiplinan, profesionalisme, dan etika. Menutup sambutannya, Henri mengucapkan selamat kepada seluruh lulusan dan mengajak mereka menjadikan integritas sebagai jangkar serta inovasi sebagai kompas dalam perjalanan karier.
Berdasarkan hasil yudisium, sebanyak 299 mahasiswa dinyatakan memenuhi seluruh persyaratan akademik dan administratif untuk diwisuda. Jumlah tersebut terdiri atas 5 lulusan Sekolah Pascasarjana, 89 lulusan Fakultas Bahasa dan Budaya, 81 lulusan Fakultas Teknik, 27 lulusan Fakultas Teknologi Kelautan, serta 97 lulusan Fakultas Ekonomi.
Prosesi pelantikan dilakukan secara bertahap, diawali dengan pelantikan lulusan Sekolah Pascasarjana dan Fakultas Bahasa dan Budaya oleh Rektor Universitas Darma Persada bersama Direktur Sekolah Pascasarjana dan Dekan Fakultas Bahasa dan Budaya. Selanjutnya pelantikan dilaksanakan bagi lulusan Fakultas Teknik, Fakultas Teknologi Kelautan, dan Fakultas Ekonomi sesuai fakultas masing-masing.
Universitas Darma Persada juga memberikan penghargaan kepada para lulusan berprestasi yang berhasil meraih predikat cumlaude sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan prestasi akademik selama menempuh pendidikan.
Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan penampilan Paduan Suara Mahasiswa Taradhika, sambutan perwakilan wisudawan dan mahasiswa asing, pembacaan Janji Wisudawan sebagai komitmen moral dalam mengamalkan ilmu pengetahuan secara profesional dan beretika, serta penyerahan simbolis para lulusan kepada Ikatan Alumni Universitas Darma Persada.
Sidang Terbuka Senat Universitas Darma Persada secara resmi ditutup oleh Ketua Senat, dilanjutkan prosesi keluarnya Senat Universitas dari ruang sidang. Sebagai penutup, acara dimeriahkan dengan hiburan dari Club Asobu dan pembagian doorprize yang menambah suasana hangat dan penuh kebersamaan.
Melalui Wisuda ke-37 ini, Universitas Darma Persada kembali menegaskan komitmennya sebagai perguruan tinggi yang terus menghasilkan lulusan unggul, inovatif, berintegritas, dan berdaya saing global. Selaras dengan semangat “Diktisaintek Berdampak”, para lulusan diharapkan menjadi agen perubahan yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa, kemajuan dunia industri, serta masyarakat global.
