Skip to content
KompasIndo
Menu
  • Home
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu

Menteri PANRB Rini Widyantini: PWRI Jadi Penjaga Nilai Pengabdian ASN dan Perekat Persatuan Menuju Indonesia Emas 2045

Posted on 25 Juli 2026

KOMPASINDO.CO.ID, JAKARTA – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini menegaskan bahwa para purnabakti aparatur sipil negara yang tergabung dalam Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) memiliki peran strategis dalam menjaga nilai-nilai pengabdian, memperkuat persatuan bangsa, serta mendukung transformasi birokrasi menuju Indonesia Emas 2045.

Pernyataan tersebut disampaikan Menteri Rini saat menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) XV yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-64 PWRI di Jakarta, Jumat (24/7/2026).

Dalam sambutannya, Rini menyampaikan apresiasi atas dedikasi panjang para aparatur negara yang telah mengabdikan diri membangun birokrasi Indonesia. Menurutnya, berbagai kemajuan yang dicapai pemerintah saat ini tidak terlepas dari kontribusi para ASN yang telah memasuki masa purnabakti.

Ia menilai pengalaman, integritas, dan kebijaksanaan para wredatama merupakan modal sosial yang sangat berharga. Meskipun telah menyelesaikan masa tugas sebagai ASN aktif, nilai-nilai yang mereka wariskan tetap relevan sebagai fondasi pembangunan birokrasi modern.

Menteri Rini menjelaskan bahwa pemerintah saat ini terus mempercepat reformasi birokrasi melalui digitalisasi layanan, penguatan sistem merit dalam manajemen ASN, serta peningkatan kualitas pelayanan publik. Namun, keberhasilan transformasi tersebut tidak hanya ditentukan oleh teknologi maupun regulasi, melainkan juga oleh karakter, etika, dan keteladanan yang diwariskan para senior birokrasi.

Mengacu pada Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara, ia menegaskan bahwa para wredatama merupakan contoh nyata ASN yang telah menjalankan fungsi sebagai pelaksana kebijakan publik, pelayan masyarakat, sekaligus perekat persatuan bangsa.

Menurutnya, transformasi birokrasi yang sedang berlangsung bukan bertujuan meninggalkan nilai-nilai lama, melainkan meneruskan semangat pengabdian yang selama ini dibangun melalui budaya kerja BerAKHLAK.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Rini juga menyampaikan tiga harapan kepada keluarga besar PWRI. Pertama, PWRI diharapkan terus menjadi penjaga nilai-nilai pengabdian ASN dengan membagikan pengalaman dan keteladanan kepada generasi aparatur yang masih aktif bertugas.

Baca Juga:  Qimtronics Tampilkan Solusi Digital Healthcare Berbasis AI di Indohealthcare GAKESLAB Expo 2026

Kedua, organisasi tersebut diharapkan semakin memperkuat posisinya sebagai mitra strategis pemerintah. Pengalaman panjang para anggotanya dinilai dapat memberikan masukan yang konstruktif dalam penyusunan kebijakan publik maupun penguatan tata kelola pemerintahan yang semakin efektif.

Ketiga, PWRI diminta terus mengambil peran sebagai perekat persatuan bangsa, penyebar optimisme, serta teladan dalam menjaga keharmonisan sosial guna mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045.

Sementara itu, Penjabat Ketua Umum Pengurus Besar PWRI, Setyanto P. Santosa, menegaskan bahwa PWRI harus terus berkembang sebagai organisasi yang memberikan manfaat bagi bangsa sekaligus menjadi wadah pemersatu seluruh purnabakti aparatur negara.

Ia mengatakan bahwa setelah memasuki masa pensiun, para anggota tidak lagi dibatasi oleh asal instansi, tetapi dipersatukan oleh semangat pengabdian yang sama kepada bangsa dan negara.

Menutup sambutannya, Menteri Rini menegaskan bahwa negara memiliki tanggung jawab untuk memastikan para ASN menjalani masa purnabakti secara bermartabat. Hal tersebut telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 melalui jaminan pensiun dan jaminan hari tua sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian mereka kepada negara.

“Pengabdian seorang abdi negara tidak berhenti ketika memasuki masa pensiun. Pengabdian itu terus berlanjut dalam bentuk yang berbeda melalui pengalaman, keteladanan, dan kontribusi bagi masyarakat,” Pungkas Menteri Rini.

Pos Terbaru

  • DPN PERADI Gelar Seminar Internasional, Bahas Jaminan Akuisisi, Asuransi dan Kontrak Konstruksi
  • Mayjen TNI dr. Hadi Juanda Ungkap Capaian Bakti Kesehatan TNI, 76.596 Peserta Terlayani
  • Munaslub AAI 2026 Sepakat Pilih Tjandra Sridjaja Jadi Ketua Umum Periode 2026-2031
  • SANY Bukukan Pesanan Lebih dari 500 Unit Alat Berat di Mining Indonesia 2026
  • Prabowo Soroti Meriahnya HUT PAN ke-28, Singgung Soal Keuangan dan Pesan “Margo Ono”
  • Kapolri: Keberhasilan Polri Bukan Sekadar Penghargaan, tetapi Kepercayaan Masyarakat
  • Perkembangan Situasi dan Penanganan Bencana di Tanah Air 17 September 2026
  • Lepas Misi Port Visit KRI dr. Wahidin, Menko Polkam Tekankan Kemanusiaan dan Diplomasi
  • PERINTIS 10 Hari Jawab Kebutuhan Masyarakat akan Layanan Pertanahan yang Pasti dan Cepat
  • Selamat Hari PMI 2026, Dr. Bonar P. Krisnanto: Setetes Kepedulian, Sejuta Harapan
Seedbacklink
©2026 KompasIndo | Design: Newspaperly WordPress Theme