Skip to content
KompasIndo
Menu
  • Home
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu

Bupati Fakfak Samaun Dahlan: Juara Umum MTQ Papua Barat 2026 Harus Jadi Langkah Awal Menuju Prestasi Nasional

Posted on 5 Juli 2026

KOMPASINDO.CO.ID, KAIMANA – Keberhasilan Kafilah Kabupaten Fakfak merebut gelar Juara Umum I pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XI Tingkat Provinsi Papua Barat Tahun 2026 disambut penuh rasa syukur dan bangga oleh Bupati Fakfak, Samaun Dahlan. Menurutnya, capaian tersebut bukan hanya kemenangan dalam sebuah perlombaan, melainkan bukti nyata bahwa kerja keras, pembinaan yang berkesinambungan, serta semangat kebersamaan mampu mengembalikan kejayaan Fakfak di ajang MTQ tingkat provinsi.

Bupati Samaun Dahlan menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh peserta, pelatih, pembina, official, serta seluruh pihak yang telah berjuang mengharumkan nama Kabupaten Fakfak selama pelaksanaan MTQ di Kabupaten Kaimana.

Ia mengatakan, keberhasilan yang diraih tahun ini memiliki makna yang sangat istimewa karena pada penyelenggaraan MTQ tahun 2024, Kabupaten Fakfak hanya mampu menempati posisi kedua. Kini, melalui kerja keras seluruh tim, Fakfak berhasil merebut kembali gelar Juara Umum yang telah lama dinantikan masyarakat.

“Saya memberikan apresiasi kepada seluruh peserta dan tim yang telah membawa nama Kabupaten Fakfak hingga berhasil meraih Juara Umum I pada MTQ ke-XI Tingkat Provinsi Papua Barat di Kabupaten Kaimana. Tahun 2024 kita berada di posisi kedua, dan hari ini kita berhasil merebut kembali gelar Juara Umum. Ini merupakan kebanggaan bagi seluruh masyarakat Fakfak,” ujar Samaun Dahlan.

Menurut Bupati, kemenangan tersebut tidak boleh dipandang sebagai akhir dari perjuangan. Sebaliknya, prestasi ini harus menjadi titik awal untuk membangun pembinaan Tilawatil Qur’an yang semakin berkualitas sehingga mampu melahirkan lebih banyak generasi Qur’ani yang berprestasi.

Ia menegaskan bahwa mempertahankan prestasi jauh lebih berat dibandingkan meraihnya. Karena itu, seluruh peserta diminta terus meningkatkan kemampuan dan tidak cepat merasa puas dengan hasil yang telah diperoleh.

Baca Juga:  Prof. Firmanto Laksana Soroti Tiga Titik Kritis Implementasi KUHP dan KUHAP Baru: Pengakuan Bersalah, Praperadilan dan Pembuktian

“Ada beberapa hal yang ingin saya pesan. Pertama, prestasi ini wajib kita pertahankan bahkan harus terus ditingkatkan. Kedua, jangan pernah bosan untuk terus belajar dan berlatih agar prestasi ini tidak berhenti hanya di tingkat kabupaten maupun provinsi, tetapi mampu membawa Papua Barat berprestasi di tingkat nasional,” tegasnya.

Samaun Dahlan juga mengajak seluruh peserta untuk terus belajar dari para qari, qariah, hafiz, hafizah, pelatih, dan senior yang telah memiliki pengalaman di berbagai ajang MTQ.

Menurutnya, pengalaman para senior merupakan modal berharga yang harus dimanfaatkan oleh generasi muda agar mampu meningkatkan kualitas bacaan, hafalan, pemahaman, dan penguasaan cabang-cabang perlombaan Al-Qur’an.

“Mari kita belajar dari senior-senior kita yang telah memiliki banyak pengalaman di bidang Tilawatil Qur’an. Saya berharap ke depan Kabupaten Fakfak dapat terus mewakili Papua Barat pada MTQ Tingkat Nasional dengan mempersembahkan hasil terbaik bagi daerah, Papua Barat, dan Indonesia,” katanya.

Keberhasilan Fakfak pada MTQ ke-XI Provinsi Papua Barat Tahun 2026 sekaligus mengakhiri penantian panjang selama 18 tahun untuk kembali menjadi juara umum. Pada ajang yang berlangsung di Kabupaten Kaimana tersebut, Kafilah Fakfak tampil konsisten di berbagai cabang perlombaan hingga berhasil mengoleksi enam medali emas, tujuh medali perak, dan tujuh medali perunggu.

Dominasi prestasi tersebut mengantarkan Fakfak keluar sebagai Juara Umum I sekaligus merebut kembali piala bergilir dari Kabupaten Kaimana yang menjadi juara pada penyelenggaraan MTQ tahun 2024.

Bupati Samaun Dahlan menilai keberhasilan tersebut merupakan buah dari sinergi seluruh elemen daerah, mulai dari Pemerintah Kabupaten Fakfak, Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ), para pembina, pelatih, keluarga peserta, hingga masyarakat yang terus memberikan doa dan dukungan.

Baca Juga:  Ferry Juan Kecam Dugaan Kunker Komisi XI DPR ke Australia: Menghamburkan Uang Negara di Tengah Krisis

Ia berharap keberhasilan ini menjadi momentum kebangkitan pembinaan Al-Qur’an di Kabupaten Fakfak sekaligus melahirkan generasi muda yang tidak hanya mampu berprestasi dalam perlombaan, tetapi juga menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

“Semoga keberhasilan ini menjadi motivasi bagi seluruh generasi muda Fakfak untuk terus mencintai Al-Qur’an, memperdalam ilmu agama, serta mengharumkan nama daerah di tingkat nasional bahkan internasional. Prestasi ini adalah milik seluruh masyarakat Fakfak dan harus menjadi awal dari pencapaian yang lebih besar di masa depan,” pungkas Bupati Samaun Dahlan.

Pos Terbaru

  • DPN PERADI Gelar Seminar Internasional, Bahas Jaminan Akuisisi, Asuransi dan Kontrak Konstruksi
  • Mayjen TNI dr. Hadi Juanda Ungkap Capaian Bakti Kesehatan TNI, 76.596 Peserta Terlayani
  • Munaslub AAI 2026 Sepakat Pilih Tjandra Sridjaja Jadi Ketua Umum Periode 2026-2031
  • SANY Bukukan Pesanan Lebih dari 500 Unit Alat Berat di Mining Indonesia 2026
  • Prabowo Soroti Meriahnya HUT PAN ke-28, Singgung Soal Keuangan dan Pesan “Margo Ono”
  • Kapolri: Keberhasilan Polri Bukan Sekadar Penghargaan, tetapi Kepercayaan Masyarakat
  • Perkembangan Situasi dan Penanganan Bencana di Tanah Air 17 September 2026
  • Lepas Misi Port Visit KRI dr. Wahidin, Menko Polkam Tekankan Kemanusiaan dan Diplomasi
  • PERINTIS 10 Hari Jawab Kebutuhan Masyarakat akan Layanan Pertanahan yang Pasti dan Cepat
  • Selamat Hari PMI 2026, Dr. Bonar P. Krisnanto: Setetes Kepedulian, Sejuta Harapan
Seedbacklink
©2026 KompasIndo | Design: Newspaperly WordPress Theme