Skip to content
KompasIndo
Menu
  • Home
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu

Rakernas KEMBERIN 2026 Bahas Masa Depan Pariwisata Indonesia, Sean Richard Bangun Tekankan Inovasi Digital dan Kolaborasi Nasional

Posted on 13 Mei 2026

KOMPASINDO.CO.ID, JAKARTA, 12 Mei 2026 — Kembali Berwisata Indonesia (KEMBERIN) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2026 di Cascade Kofy, Senen, Jakarta Pusat, Selasa (12/5/2026). Agenda tahunan tersebut menjadi forum strategis dalam mengevaluasi program organisasi, menyusun arah kebijakan baru, serta memperkuat konsolidasi pelaku usaha muda di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif nasional.

Rakernas KEMBERIN 2026 dihadiri jajaran Dewan Pengurus Pusat (DPP), dewan pembina, dewan penasehat, hingga para pengurus dan anggota organisasi dari berbagai daerah di Indonesia.

Ketua Umum KEMBERIN, Sean Richard Bangun, dalam wawancara bersama awak media menyampaikan bahwa Rakernas merupakan agenda rutin organisasi yang memiliki peran penting dalam menentukan arah gerak KEMBERIN ke depan.

“Rakernas ini adalah agenda tahunan KEMBERIN atau Kembali Berwisata Indonesia. Tujuannya untuk mengevaluasi program kerja yang telah dijalankan sekaligus menyusun program-program baru untuk tahun mendatang,” ujar Sean Richard Bangun.

Menurutnya, Rakernas tahun ini tidak hanya membahas program kerja organisasi, tetapi juga melakukan evaluasi terhadap struktur dan tata kelola internal, termasuk pembahasan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) serta mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW) bagi pengurus yang dinilai kurang aktif.

“Kami juga melakukan review terhadap aturan organisasi, termasuk AD/ART dan pembahasan PAW untuk memetakan kepengurusan yang nantinya akan diperkuat agar organisasi semakin solid,” jelasnya.

Selain menjadi forum evaluasi, Rakernas juga menjadi bagian dari persiapan menuju Musyawarah Nasional (Munas) KEMBERIN yang dijadwalkan berlangsung pada awal Juli 2026.

“Kami mulai melakukan sosialisasi Munas yang akan menjadi agenda besar organisasi pada awal Juli nanti. Rakernas ini menjadi salah satu tahapan penting menuju Munas,” katanya.

Sean mengungkapkan, saat ini KEMBERIN telah memiliki lebih dari 500 anggota non-komersial dan hampir 200 anggota resmi yang berasal dari kalangan pelaku usaha muda sektor pariwisata di berbagai wilayah Indonesia.

Baca Juga:  Skandal Mafia Impor Terbesar di Indonesia, NCW Soroti Jalur Hijau Bea Cukai Sebagai Celah Korupsi Triliunan Rupiah

“Anggota kami sudah tersebar mulai dari Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi hingga Papua,” ungkapnya.

Meski demikian, ia menjelaskan bahwa pembentukan Dewan Pengurus Daerah (DPD) di sejumlah provinsi masih dalam tahap pengembangan mengingat KEMBERIN merupakan organisasi yang relatif baru berdiri sejak tahun 2022.

“KEMBERIN masih tergolong organisasi baru, sehingga pembentukan DPD belum dilakukan secara menyeluruh. Namun dari sisi program dan gerakan organisasi, kami terus berupaya sejalan dengan arah kebijakan pemerintah,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Sean Richard Bangun juga menyoroti kondisi industri pariwisata nasional yang menghadapi tantangan cukup berat dalam dua tahun terakhir akibat melemahnya daya beli masyarakat serta ketidakstabilan ekonomi global.

“Dua tahun terakhir sektor pariwisata memang menghadapi tantangan besar. Penurunan daya beli masyarakat serta kondisi ekonomi global akibat perang dagang memberikan dampak terhadap industri pariwisata nasional,” jelasnya.

Karena itu, menurut Sean, organisasi dan pelaku industri pariwisata dituntut untuk menghadirkan inovasi dan strategi kreatif agar sektor pariwisata tetap mampu bergerak dan memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

“Kami sebagai asosiasi pariwisata harus mampu menghadirkan gagasan yang inovatif dan kreatif agar sektor ini tetap tumbuh dan memberikan dampak ekonomi secara nasional,” katanya.

Ia optimistis generasi muda memiliki kapasitas besar untuk menghadapi tantangan tersebut karena dinilai lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi dan digitalisasi.

“Pelaku usaha muda di sektor pariwisata memiliki keunggulan dalam kreativitas, inovasi, serta pemahaman terhadap digitalisasi. Kami optimistis program-program KEMBERIN ke depan akan memberikan hasil positif meskipun kondisi ekonomi sedang penuh tantangan,” ujarnya.

Sean menambahkan, pelaksanaan Rakernas kali ini masih bersifat internal dan diikuti jajaran pengurus pusat KEMBERIN. Namun pada pelaksanaan Munas mendatang, organisasi akan melibatkan lebih banyak stakeholder eksternal, termasuk pemerintah, asosiasi, dan pelaku industri terkait.

Baca Juga:  Cosmetik Day 2025 dan Pameran Program Unggulan Industri Resmi Dibuka oleh Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita

“Pada Munas nanti kami akan mengundang berbagai stakeholder, mulai dari pemerintah, asosiasi, hingga organisasi terkait lainnya. Sebagai organisasi pariwisata, kami menyadari bahwa kemajuan sektor ini hanya bisa dicapai melalui kolaborasi bersama,” tegasnya.

Menutup keterangannya, Sean berharap Rakernas 2026 menjadi momentum memperkuat solidaritas organisasi sekaligus meningkatkan kontribusi KEMBERIN dalam mendukung kebangkitan industri pariwisata Indonesia.

“Saya berharap Rakernas ini menjadi momentum untuk memperkuat kekompakan pengurus agar lebih aktif dan memiliki inisiatif menghadapi tantangan sektor pariwisata saat ini,” tutup Sean Richard Bangun.

Ia juga berharap sinergi antara pemerintah, asosiasi, dan pelaku industri dapat terus diperkuat demi mendorong pertumbuhan ekonomi nasional berbasis sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Pos Terbaru

  • DPN PERADI Gelar Seminar Internasional, Bahas Jaminan Akuisisi, Asuransi dan Kontrak Konstruksi
  • Mayjen TNI dr. Hadi Juanda Ungkap Capaian Bakti Kesehatan TNI, 76.596 Peserta Terlayani
  • Munaslub AAI 2026 Sepakat Pilih Tjandra Sridjaja Jadi Ketua Umum Periode 2026-2031
  • SANY Bukukan Pesanan Lebih dari 500 Unit Alat Berat di Mining Indonesia 2026
  • Prabowo Soroti Meriahnya HUT PAN ke-28, Singgung Soal Keuangan dan Pesan “Margo Ono”
  • Kapolri: Keberhasilan Polri Bukan Sekadar Penghargaan, tetapi Kepercayaan Masyarakat
  • Perkembangan Situasi dan Penanganan Bencana di Tanah Air 17 September 2026
  • Lepas Misi Port Visit KRI dr. Wahidin, Menko Polkam Tekankan Kemanusiaan dan Diplomasi
  • PERINTIS 10 Hari Jawab Kebutuhan Masyarakat akan Layanan Pertanahan yang Pasti dan Cepat
  • Selamat Hari PMI 2026, Dr. Bonar P. Krisnanto: Setetes Kepedulian, Sejuta Harapan
Seedbacklink
©2026 KompasIndo | Design: Newspaperly WordPress Theme