KOMPASINDO.CO.ID, JAKARTA, 21 April 2026 — Peringatan Hari Kartini tahun ini dimanfaatkan Kongres Wanita Indonesia (KOWANI) sebagai momentum strategis untuk mengangkat kontribusi perempuan Indonesia ke panggung global. Melalui program bertajuk “KOWANI Goes to UNESCO Memory of the World”, organisasi ini mendorong pengakuan internasional atas arsip, gagasan, dan jejak perjuangan perempuan Indonesia.
Rangkaian kegiatan telah dimulai sejak 19 April 2026 dengan pelaksanaan Fun Walk Berkebaya Nasional yang melibatkan berbagai elemen masyarakat dan organisasi perempuan. Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang kebersamaan, tetapi juga simbol pelestarian budaya sekaligus penguatan identitas perempuan Indonesia.
Memasuki hari berikutnya, KOWANI menggelar Renungan Kartini sebagai ruang refleksi terhadap pemikiran Raden Ajeng Kartini yang tertuang dalam karya monumentalnya Habis Gelap Terbitlah Terang. Gagasan Kartini dinilai tetap relevan sebagai fondasi perjuangan perempuan dalam bidang pendidikan, kesetaraan, dan pembangunan bangsa.
Puncak acara berlangsung di Kantor KOWANI, Menteng, Jakarta, Selasa (21/4/2026). Ketua Umum KOWANI, Nannie Hadi Tjahyanto, menegaskan bahwa pemikiran Kartini telah melampaui zamannya dan menjadi inspirasi lintas generasi.
Menurutnya, surat-surat Kartini bukan sekadar catatan pribadi, melainkan pemantik kesadaran kolektif bahwa perempuan memiliki peran penting dalam membangun peradaban. Oleh karena itu, upaya mendorong pengakuan melalui UNESCO Memory of the World menjadi langkah konkret untuk menempatkan sejarah perjuangan perempuan Indonesia dalam konteks global.
“Ini bukan sekadar simbolik, tetapi bagian dari strategi agar kontribusi perempuan Indonesia diakui sebagai bagian penting dari sejarah dunia,” ujarnya.
Dalam forum tersebut, partisipasi generasi muda juga menjadi sorotan. Perempuan muda menyampaikan berbagai gagasan terkait kepemimpinan, inovasi sosial, pendidikan, pemanfaatan teknologi digital, hingga isu lingkungan berkelanjutan. Hal ini menunjukkan bahwa semangat Kartini terus hidup dan berkembang sesuai tantangan zaman.
Selain diskusi, kegiatan juga diisi dengan pemaparan mengenai perjalanan peradaban perempuan Indonesia, deklarasi nasional, serta penguatan konsolidasi organisasi perempuan dari seluruh Indonesia.
Melalui peringatan ini, KOWANI mengajak perempuan Indonesia untuk terus meningkatkan kapasitas diri, memperluas peran kepemimpinan, serta menjaga solidaritas dalam menghadapi dinamika global.
Semangat Kartini diharapkan menjadi cahaya yang terus menerangi langkah perempuan Indonesia dalam membangun masa depan yang lebih setara, maju, dan berdaya saing di tingkat dunia.
