Skip to content
KompasIndo
Menu
  • Home
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu

Laporan Pertanggungjawaban IKAHI 2022–2025 Disampaikan di Munas XXI IKAHI 2025

Posted on 14 Desember 2025

KOMPASINDO.CO.ID, Jakarta – Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Hakim Indonesia (PP IKAHI) periode 2022–2025, Yang Mulia Dr. H. Yasardin, S.H., M.Hum., menyampaikan laporan pertanggungjawaban kepengurusan dalam rangkaian pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) ke-XXI IKAHI Tahun 2025 yang digelar di Krakatau Ballroom, Hotel Mercure Ancol, Jakarta, Minggu (14/12) malam.

Munas XXI IKAHI dihadiri Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia Prof. Dr. Sunarto, S.H., M.H. selaku Pelindung IKAHI, Wakil Ketua Mahkamah Agung RI Suhartono, S.H., M.Hum., Wakil Ketua Mahkamah Agung RI Bidang Non-Yudisial Dr. Dwiarso Budi Santoso, S.H., M.Hum., para Ketua Muda Mahkamah Agung RI, jajaran pimpinan MA RI, serta ratusan hakim dari seluruh Indonesia yang hadir sebagai peserta utusan daerah dan peninjau.

Dalam Laporan pertanggungjawabannya, Dr. Yasardin menyampaikan refleksi atas masa bakti kepengurusan Pengurus Pusat IKAHI periode 2022–2025 yang telah berjalan selama tiga tahun dengan berbagai dinamika, tantangan, serta keterbatasan. Ia menegaskan bahwa seluruh capaian dan kekurangan selama masa kepengurusan tersebut menjadi bagian dari proses pembelajaran organisasi.

“Tanpa terasa, masa pengabdian Pengurus Pusat IKAHI periode 2022–2025 telah memasuki penghujungnya. Dengan segala dinamika dan keterbatasan, kami berupaya menjaga amanah organisasi dan martabat profesi hakim,” ujar Dr. Yasardin.

Pada kesempatan itu, Ketua Umum PP IKAHI juga menyampaikan duka cita mendalam atas musibah banjir yang melanda Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Ia mengapresiasi kepedulian seluruh anggota IKAHI yang melalui program aplikasi Peduli IKAHI berhasil menghimpun donasi kemanusiaan lebih dari Rp2 miliar dalam waktu singkat.

“Partisipasi dan kepedulian tersebut menjadi bukti kuatnya solidaritas keluarga besar IKAHI serta tingginya kepercayaan terhadap organisasi dalam menyalurkan bantuan kemanusiaan,” katanya.

Baca Juga:  Wali Kota Tual Terima Penghargaan Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi Non-Pertambangan

Dr. Yasardin menjelaskan bahwa Munas XXI IKAHI merupakan forum tertinggi organisasi yang memiliki empat agenda utama, yakni penyampaian laporan pertanggungjawaban Pengurus Pusat IKAHI masa bakti 2022–2025, penyempurnaan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), penyusunan program kerja organisasi, serta pemilihan Pengurus Pusat IKAHI periode selanjutnya.

Ia menekankan bahwa kehadiran dan keaktifan peserta Munas menjadi prasyarat penting bagi terlaksananya asas keterlibatan dan musyawarah yang demokratis. Menurutnya, keputusan-keputusan strategis yang dihasilkan dalam Munas akan menentukan arah perjalanan IKAHI di tengah tantangan dunia peradilan yang semakin kompleks.

Munas XXI IKAHI tahun 2025 mengangkat tema “Hakim Bermartabat, Peradilan Hebat”. Menurut Dr. Yasardin, tema tersebut mengandung pesan moral yang kuat untuk menguatkan kembali integritas, profesionalitas, serta peran sentral hakim dalam membangun lembaga peradilan yang berwibawa.

“Tanpa hakim yang bermartabat, cita-cita mewujudkan peradilan Indonesia yang agung akan sulit tercapai,” tegasnya.

Dalam sambutannya, Dr. Yasardin juga menyinggung kembali Deklarasi Bandung yang lahir pada Munas IKAHI sebelumnya sebagai komitmen bersama untuk menjaga integritas dan menolak segala bentuk intervensi terhadap proses peradilan. Komitmen tersebut telah dituangkan dalam AD/ART IKAHI dan menjadi pijakan utama bagi kepengurusan periode 2022–2025.

Salah satu capaian penting selama masa kepengurusan tersebut adalah penguatan persatuan organisasi tanpa sekat lingkungan peradilan. Untuk pertama kalinya dalam sejarah IKAHI, kepengurusan daerah dan cabang disusun dalam satu struktur organisasi yang merepresentasikan seluruh lingkungan peradilan.

“Langkah ini merupakan wujud ikhtiar untuk membangun IKAHI yang solid, modern, dan berorientasi pada kebersamaan,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa IKAHI memiliki peran strategis dalam mengawal kedudukan hakim sebagai pilar utama kekuasaan kehakiman. Sinergi internal dan penataan organisasi yang kuat dinilai menjadi fondasi penting bagi terwujudnya peradilan yang berkualitas dan berkeadilan.

Baca Juga:  Inovasi Energi Terbarukan Jarwinn: Solusi Cerdas untuk Masa Depan Berkelanjutan

Dalam rangka penguatan identitas organisasi, pada Munas XXI IKAHI juga direncanakan peluncuran Jas IKAHI sebagai simbol kebersamaan dan kekompakan, melanjutkan penguatan identitas organisasi yang telah dimulai pada Munas XX IKAHI di Bandung tahun 2022.

Menutup sambutan pertanggungjawabannya, Dr. Yasardin menyampaikan terima kasih kepada Ketua Mahkamah Agung RI beserta seluruh jajaran pimpinan Mahkamah Agung, para penasihat IKAHI, panitia pelaksana Munas XXI IKAHI, serta seluruh peserta Munas dari berbagai daerah di Indonesia.

Ia berharap Munas XXI IKAHI dapat berjalan dengan lancar dan menghasilkan rekomendasi strategis yang bermanfaat bagi penguatan profesi hakim serta kemajuan sistem peradilan Indonesia di masa mendatang.

Pos Terbaru

  • Mayjen TNI dr. Hadi Juanda Ungkap Capaian Bakti Kesehatan TNI, 76.596 Peserta Terlayani
  • Munaslub AAI 2026 Sepakat Pilih Tjandra Sridjaja Jadi Ketua Umum Periode 2026-2031
  • SANY Bukukan Pesanan Lebih dari 500 Unit Alat Berat di Mining Indonesia 2026
  • Prabowo Soroti Meriahnya HUT PAN ke-28, Singgung Soal Keuangan dan Pesan “Margo Ono”
  • Kapolri: Keberhasilan Polri Bukan Sekadar Penghargaan, tetapi Kepercayaan Masyarakat
  • Perkembangan Situasi dan Penanganan Bencana di Tanah Air 17 September 2026
  • Lepas Misi Port Visit KRI dr. Wahidin, Menko Polkam Tekankan Kemanusiaan dan Diplomasi
  • PERINTIS 10 Hari Jawab Kebutuhan Masyarakat akan Layanan Pertanahan yang Pasti dan Cepat
  • Selamat Hari PMI 2026, Dr. Bonar P. Krisnanto: Setetes Kepedulian, Sejuta Harapan
  • Kasus Kekerasan Seksual Anak di Jaktim, Ayah Kandung Jadi Tersangka
Seedbacklink
©2026 KompasIndo | Design: Newspaperly WordPress Theme