Skip to content
KompasIndo
Menu
  • Home
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu

Indonesia Memasuki Era Baru Perdagangan Global: Dr. H. Tubagus Bahrudin, SE., MM. Apresiasi Langkah Bersejarah Presiden Prabowo

Posted on 25 November 2025

KOMPASINDO.CO.ID, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ekspor dan Impor Indonesia, Dr. H. Tubagus Bahrudin, SE., MM., memberikan apresiasi mendalam terhadap langkah strategis Presiden Prabowo Subianto membuka jalur ekspor langsung Indonesia–Tiongkok. Ia menegaskan bahwa kebijakan tersebut merupakan bukti bahwa kedaulatan ekonomi Indonesia semakin kuat dan semakin mendekati cita-cita Indonesia adil dan makmur.

Menurut Tubagus Bahrudin, keputusan ini bukan hanya perubahan teknis dalam rute perdagangan, melainkan babak baru yang mengakhiri ketergantungan puluhan tahun Indonesia pada transit luar negeri.

Mengakhiri Ketergantungan Panjang pada Jalur Ekspor Asing

Selama bertahun-tahun, ekspor Indonesia seperti melewati pintu gerbang yang bukan milik sendiri. Barang-barang produksi nasional harus transit di Pelabuhan Singapura sebelum mencapai pasar global. Situasi ini membuat biaya logistik meningkat, waktu pengiriman membengkak, dan sebagian keuntungan Indonesia tergerus di negeri lain.

Dalam pandangan Tubagus Bahrudin, kondisi ini membuat Indonesia seperti raksasa ekonomi yang tidak memiliki kebebasan penuh untuk menggerakkan kekuatannya. Ketergantungan pada pelabuhan asing telah membuat kedaulatan ekonomi nasional melemah tanpa disadari.

Ekspor Langsung: Langkah Berani yang Mengubah Peta Perdagangan Dunia

Kebijakan ekspor langsung dari Pelabuhan Kuala Tanjung ke Pelabuhan Ningbo di Tiongkok disebutnya sebagai keputusan monumental. Untuk pertama kalinya Indonesia menjalankan perdagangan luar negeri tanpa melalui pintu pihak lain.

Dengan rute baru ini, biaya logistik menurun tajam, waktu pengiriman lebih efisien, dan daya saing ekspor nasional meningkat pesat. Pelabuhan-pelabuhan besar di luar Jawa kini berpeluang menjadi pusat aktivitas perdagangan internasional.

Diplomasi Ekonomi Tingkat Tinggi

Dr. H. Tubagus Bahrudin menilai keberhasilan ini tidak terlepas dari diplomasi intensif antara Indonesia dan Tiongkok. Dukungan pemerintah Beijing, termasuk pernyataan langsung Presiden Xi Jinping bahwa jalur ekspor ini mencerminkan kepercayaan strategis antara Jakarta dan Beijing, menunjukkan posisi tawar Indonesia yang semakin kuat.

Baca Juga:  Dunia di Ambang Ledakan Konflik: Peta Perselisihan Global Sesuai Gambaran Mubasyyirat

“Dunia kini melihat Indonesia bukan lagi sebagai negara pengekspor bahan mentah, tetapi mitra strategis dengan arah kebijakan yang jelas dan keberanian mengambil langkah besar,” ujar Tubagus.

Transformasi Industri dan Pertanian Nasional

Ia menyoroti bahwa strategi besar pemerintah tidak hanya berhenti pada ekspor langsung. Proyek petrokimia raksasa di Kalimantan Utara adalah contoh nyata bagaimana Indonesia bergerak dari pengekspor bahan mentah menjadi negara pengolah produk bernilai tambah tinggi.

Selain itu, modernisasi pertanian di Kalimantan dan daerah lain melalui teknologi baru membuka peluang lebih besar bagi petani untuk menembus pasar global tanpa perantara.

“Petani kita, buruh kita, dan UMKM kita kini memiliki jalur baru menuju pasar internasional. Ini bukan hanya soal uang, tapi tentang martabat bangsa,” tambahnya.

Dampak Ekonomi dan Kebangkitan Marwah Bangsa

Menurut Tubagus Bahrudin, efek kebijakan ini akan terlihat secara luas:

  • harga barang lebih stabil
  • ongkos distribusi turun
  • lapangan kerja baru tumbuh di sektor industri, logistik, dan pertanian
  • pendapatan negara meningkat
  • kepercayaan diri ekonomi nasional meningkat

Lebih dari itu, masyarakat akan melihat bahwa Indonesia benar-benar mampu berdiri di atas kakinya sendiri.

Pernyataan Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ekspor-Impor

“Langkah Presiden Prabowo menunjukkan bahwa Indonesia tidak lagi bergantung pada pintu orang lain. Kita membangun pintu kita sendiri, dan kini dunia menyambutnya. Ini bukti nyata bahwa kedaulatan ekonomi bukan mimpi, tetapi kenyataan yang sedang kita wujudkan,” tegas Dr. H. Tubagus Bahrudin, SE., MM.

Ia berharap jalur ekspor langsung terus diperluas dan dilengkapi dengan peningkatan kapasitas pelabuhan-pelabuhan strategis di seluruh Indonesia agar manfaatnya dapat dirasakan merata.

Indonesia kini berada pada momentum penting dalam sejarah ekonominya. Dengan keberanian mengambil langkah strategis, pemerintah membuka jalan bagi kemandirian ekonomi nasional yang lebih kuat. Transformasi industri, modernisasi pertanian, dan diplomasi dagang yang matang menjadi fondasi menuju Indonesia yang lebih adil, makmur, dan berdaulat.

Baca Juga:  Dugaan Mafia Tanah, Laporan Ahli Waris Nyai Jasienta Resmi Masuk Bareskrim

Pos Terbaru

  • DPN PERADI Gelar Seminar Internasional, Bahas Jaminan Akuisisi, Asuransi dan Kontrak Konstruksi
  • Mayjen TNI dr. Hadi Juanda Ungkap Capaian Bakti Kesehatan TNI, 76.596 Peserta Terlayani
  • Munaslub AAI 2026 Sepakat Pilih Tjandra Sridjaja Jadi Ketua Umum Periode 2026-2031
  • SANY Bukukan Pesanan Lebih dari 500 Unit Alat Berat di Mining Indonesia 2026
  • Prabowo Soroti Meriahnya HUT PAN ke-28, Singgung Soal Keuangan dan Pesan “Margo Ono”
  • Kapolri: Keberhasilan Polri Bukan Sekadar Penghargaan, tetapi Kepercayaan Masyarakat
  • Perkembangan Situasi dan Penanganan Bencana di Tanah Air 17 September 2026
  • Lepas Misi Port Visit KRI dr. Wahidin, Menko Polkam Tekankan Kemanusiaan dan Diplomasi
  • PERINTIS 10 Hari Jawab Kebutuhan Masyarakat akan Layanan Pertanahan yang Pasti dan Cepat
  • Selamat Hari PMI 2026, Dr. Bonar P. Krisnanto: Setetes Kepedulian, Sejuta Harapan
Seedbacklink
©2026 KompasIndo | Design: Newspaperly WordPress Theme