KOMPASINDO.CO.ID, ICE BSD CITY – PT Chickin Sahabat Peternak memperkenalkan inovasi terbaru berupa Sistem Otomasi Mesin Diesel pertama di Indonesia, hasil kolaborasi strategis dengan Kubota Jepang. Inovasi ini resmi diperkenalkan dalam ajang pameran industri peternakan internasional, ILDEX Indonesia 2025, yang berlangsung pada 17–19 September 2025 di Hall 3–3a, ICE BSD City.
Aji Nugrahantono, Business Development Lead PT Chickin Sahabat Peternak, menjelaskan bahwa kehadiran teknologi ini merupakan langkah maju dalam penerapan otomasi di sektor peternakan Indonesia. “Melalui kolaborasi dengan Kubota, kami menghadirkan sistem otomasi mesin diesel yang dapat dikontrol menggunakan ECU (Electronic Control Unit) serta aplikasi berbasis IoT. Inovasi ini menjawab kebutuhan peternak yang selama ini masih mengoperasikan mesin diesel secara manual,” ujar Aji dalam wawancara dengan media, Kamis (18/9).
Sistem otomasi ini dilengkapi dengan berbagai sensor, antara lain sensor RPM, sensor suhu, sensor pendingin, sensor baterai, sensor oli, hingga sensor aliran cairan pendingin. Fitur ini memungkinkan pemantauan kondisi mesin secara real-time dan pengendalian otomatis mulai dari pengaturan suhu, kecepatan putaran, hingga waktu operasi mesin diesel. Dengan demikian, operasional mesin yang sebelumnya hanya dapat dilakukan secara manual kini bisa dikonfigurasi dari jarak jauh melalui aplikasi smartphone.
Lebih lanjut, Aji menambahkan bahwa teknologi ini sangat relevan bagi peternak yang berlokasi di wilayah dengan keterbatasan akses listrik, seperti area perbatasan dan pedalaman Kalimantan. “Untuk menghadirkan jaringan listrik ke kandang sering kali membutuhkan biaya besar. Dengan sistem otomasi mesin diesel ini, peternak bisa mendapatkan solusi yang lebih efisien, sekaligus tetap bisa mengontrol operasional kandang mereka meski berjarak jauh dari lokasi,” ungkapnya.
PT Chickin Sahabat Peternak sendiri dikenal sebagai perusahaan teknologi agrikultur yang sudah berdiri selama empat tahun, berpusat di Jakarta, dengan area bisnis utama di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Perusahaan ini fokus menghadirkan solusi berbasis Internet of Things (IoT) untuk mendukung peternakan modern. Produk unggulannya mencakup perangkat kontrol yang memungkinkan peternak memantau dan mengelola kandang dari jarak jauh melalui aplikasi.
“Kami menciptakan alat berbasis IoT yang bisa dikendalikan dengan smartphone. Misalnya, seorang peternak di Jakarta bisa tetap memantau kandang ayamnya yang ada di Subang tanpa harus berada di lokasi. Dengan sistem ini, efisiensi waktu dan biaya dapat tercapai, sekaligus memberikan ketenangan bagi peternak,” jelas Aji.
Kehadiran inovasi hasil kerja sama dengan Kubota Jepang ini menegaskan posisi PT Chickin Sahabat Peternak sebagai pionir dalam menghadirkan teknologi otomasi mesin diesel untuk sektor peternakan di Indonesia. Dengan kapasitas mesin yang mampu menggerakkan kipas hingga 45 unit, teknologi ini menjadi terobosan baru yang diharapkan mampu meningkatkan produktivitas sekaligus menekan biaya operasional peternak.
Untuk masyarakat maupun pelaku usaha yang berminat, Aji menginformasikan bahwa produk dapat dipesan langsung melalui website resmi perusahaan di [www.chickin.co.id](http://www.chickin.co.id). “Harapan kami, teknologi ini bisa dinikmati seluruh peternak, baik yang sudah menggunakan mesin diesel maupun yang baru berencana menggunakannya. Kami ingin membuktikan bahwa inovasi di bidang peternakan juga bisa lahir dari Indonesia,” pungkasnya.
