JAKARTA, KOMPASINDO.CO.ID, Kamis, 7 Agustus 2025 — Ketua Umum Perhimpunan Perusahaan dan Asosiasi Kosmetika (PPAK) Indonesia, Solihin Sofian, menegaskan pentingnya sinergi antara pelaku industri, pemerintah, dan masyarakat dalam mendorong kemajuan sektor kecantikan nasional. Hal ini disampaikannya saat membuka Indo Beauty Expo 2025 yang digelar pada 7–9 Agustus 2025 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.
Dalam sambutannya, Solihin menyebut bahwa ajang ini menjadi salah satu pameran bergengsi yang sangat dinantikan oleh industri kosmetika, baik dari dalam negeri maupun luar negeri.
“Pameran ini menjadi platform strategis untuk menampilkan inovasi dan produk terbaru dari para pelaku industri. Di sinilah tempatnya para UMKM naik kelas dan unjuk gigi,” ujar Solihin.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Krista Exhibitions sebagai penyelenggara pameran, yang telah secara konsisten menyelenggarakan event ini selama lebih dari 15 tahun.
“Apa yang dilakukan Krista Exhibitions merupakan bentuk nyata dari kerja profesional yang terarah dan berkesinambungan. Kontribusinya terhadap pertumbuhan industri kosmetika nasional sangat signifikan,” tambahnya.
Solihin optimistis bahwa industri kosmetika di Indonesia akan terus berkembang meski menghadapi berbagai tantangan, termasuk pandemi.
“Kalau kita lihat, wanita Indonesia tidak bisa lepas dari kosmetik. Ini menunjukkan betapa kuatnya daya serap pasar dalam negeri, sekaligus peluang besar untuk ekspor,” tegasnya.
Ia pun menutup sambutan dengan seruan agar seluruh pelaku industri terus bersinergi dan berinovasi, demi menjadikan Indonesia sebagai pusat industri kecantikan yang diperhitungkan di kawasan regional maupun global.
“Semoga seluruh rangkaian acara Indo Beauty Expo 2025 berjalan lancar dan membawa manfaat besar bagi pertumbuhan industri. Indonesia pasti bisa!” pungkasnya penuh optimisme.
