Skip to content
KompasIndo
Menu
  • Home
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu

Asep Anwar Sadat Tegaskan Desa Harus Jadi Subjek Pembangunan Pada Munas Apdesi Merah Putih 2025

Posted on 25 Agustus 2025

KOMPASINDO.CO.ID, JAKARTA, 25 Agustus 2025 – Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Desa Indonesia (Apdesi) Merah Putih, Asep Anwar Sadat, menegaskan bahwa desa harus ditempatkan sebagai subjek utama pembangunan nasional, bukan sekadar objek, demi terwujudnya Indonesia Emas 2045. Pernyataan ini ia sampaikan dalam Musyawarah Nasional (Munas) ke-1 Apdesi Merah Putih 2025 yang digelar di Aula Makarti Muktitama, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi RI.

Munas perdana ini mengangkat tema besar “Mewujudkan Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045” dan dihadiri lebih dari 1.000 peserta dari 37 provinsi, termasuk para kepala desa, perangkat desa, serta pejabat tinggi negara seperti Menteri Desa Yandri Susanto, Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk, Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi, serta Wamendes PDT Dr. Ahmad Riza Patria, MBA.

Desa sebagai Pilar Utama Bangsa

Dalam sambutannya, Asep Anwar Sadat menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi lintas sektor untuk memperkuat kemandirian desa. Menurutnya, desa adalah kunci pembangunan bangsa karena jumlahnya mencapai lebih dari 75.000 desa di seluruh Nusantara.

“Desa memiliki potensi luar biasa, baik dari sisi sumber daya manusia, geografis, maupun sosial budaya. Oleh karena itu, desa tidak boleh hanya menjadi penonton. Desa harus menjadi motor penggerak pembangunan dan menjadi subjek dalam setiap program prioritas pemerintah,” tegas Asep.

Sinergi Program Nasional

Asep juga menyoroti sejumlah program strategis pemerintah, mulai dari pemberdayaan BUMDes, kedaulatan pangan, hingga program sosial nasional seperti makan siang gratis yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Ia berharap desa dilibatkan secara penuh dalam implementasi agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

“Kami ingin desa menjadi ujung tombak pelaksanaan program nasional. Kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan desa adalah harga mati. Dengan begitu, kedaulatan dan kesejahteraan desa dapat tercapai lebih cepat,” ujarnya.

Baca Juga:  PAACLA Award 2026 Serukan "Kartu Merah untuk Pekerja Anak", Pemerintah dan Dunia Usaha Perkuat Kolaborasi

Komitmen Indonesia Emas 2045

Lebih lanjut, Asep Anwar Sadat menegaskan bahwa Munas Apdesi Merah Putih 2025 merupakan momentum sejarah untuk memperkuat peran desa dalam mewujudkan cita-cita besar bangsa. Ia mengajak seluruh kepala desa dan perangkat desa untuk bergandengan tangan dalam membangun kemandirian desa yang berkelanjutan.

“Ketika desa maju, bangsa ini akan kokoh. Desa yang mandiri, sejahtera, dan berdaya adalah fondasi bagi Indonesia Emas 2045. Mari bersama-sama kita wujudkan cita-cita itu,” pungkasnya.

Pos Terbaru

  • DPN PERADI Gelar Seminar Internasional, Bahas Jaminan Akuisisi, Asuransi dan Kontrak Konstruksi
  • Mayjen TNI dr. Hadi Juanda Ungkap Capaian Bakti Kesehatan TNI, 76.596 Peserta Terlayani
  • Munaslub AAI 2026 Sepakat Pilih Tjandra Sridjaja Jadi Ketua Umum Periode 2026-2031
  • SANY Bukukan Pesanan Lebih dari 500 Unit Alat Berat di Mining Indonesia 2026
  • Prabowo Soroti Meriahnya HUT PAN ke-28, Singgung Soal Keuangan dan Pesan “Margo Ono”
  • Kapolri: Keberhasilan Polri Bukan Sekadar Penghargaan, tetapi Kepercayaan Masyarakat
  • Perkembangan Situasi dan Penanganan Bencana di Tanah Air 17 September 2026
  • Lepas Misi Port Visit KRI dr. Wahidin, Menko Polkam Tekankan Kemanusiaan dan Diplomasi
  • PERINTIS 10 Hari Jawab Kebutuhan Masyarakat akan Layanan Pertanahan yang Pasti dan Cepat
  • Selamat Hari PMI 2026, Dr. Bonar P. Krisnanto: Setetes Kepedulian, Sejuta Harapan
Seedbacklink
©2026 KompasIndo | Design: Newspaperly WordPress Theme