Skip to content
KompasIndo
Menu
  • Home
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu

Sinergi GERMAS PPA dan Polda Riau Lewat Green Policing, Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak Berbasis Lingkungan

Posted on 1 April 2026

KOMPASSINDO.CO.ID, Pekanbaru, Riau — Gerakan Masyarakat Perlindungan Perempuan dan Anak (GERMAS PPA) Provinsi Riau menegaskan dukungan penuh terhadap program Green Policing yang digagas oleh Polda Riau. Inisiatif ini dinilai sebagai langkah strategis dalam mengintegrasikan upaya pelestarian lingkungan dengan perlindungan kelompok rentan, khususnya perempuan dan anak.

Ketua GERMAS PPA Riau, Teuku Reyza Agdi Yoga, menyampaikan bahwa konsep Green Policing tidak hanya berbicara soal lingkungan hidup, tetapi juga menyentuh aspek keamanan sosial. Menurutnya, lingkungan yang bersih, tertata, dan sehat memiliki pengaruh besar terhadap kualitas hidup masyarakat serta mampu menekan potensi kekerasan dan eksploitasi terhadap perempuan dan anak.

“Ketika lingkungan terjaga dengan baik, maka ruang hidup masyarakat menjadi lebih aman dan kondusif. Ini sangat penting dalam menciptakan perlindungan yang berkelanjutan bagi perempuan dan anak,” ujarnya.

Lebih lanjut, GERMAS PPA Riau mendorong implementasi program tersebut melalui berbagai kegiatan kolaboratif, seperti edukasi hukum kepada masyarakat, kampanye kesadaran lingkungan, hingga aksi sosial yang melibatkan perempuan dan anak sebagai bagian utama dari perubahan.

Wakil Ketua Umum GERMAS PPA, Rika Parlina, menambahkan bahwa pendekatan humanis dalam Green Policing selaras dengan misi organisasi dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat.

“Program ini bukan sekadar menjaga alam, tetapi juga membangun kepedulian sosial agar masyarakat lebih sadar akan pentingnya saling melindungi dan menciptakan ruang aman,” ungkapnya.

Dukungan juga datang dari Dewan Pengawas GERMAS PPA, Roni Sompie, yang mengapresiasi langkah progresif Polda Riau dalam mengembangkan pendekatan kepolisian modern berbasis keberlanjutan. Ia menilai bahwa Green Policing merupakan jawaban atas tantangan sosial dan lingkungan saat ini.

“Kepolisian tidak hanya berfungsi sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai agen perubahan sosial. Dengan menjaga lingkungan, kita juga menekan potensi konflik sosial dan risiko kekerasan terhadap kelompok rentan,” tegasnya.

Baca Juga:  Malahayati Nusantara Raya Akan Klarifikasi ke Satgas PASTI OJK, Polemik Status Legal Menguat

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menyukseskan program tersebut, termasuk keterlibatan aktif organisasi masyarakat seperti GERMAS PPA.

Sebagai tindak lanjut, GERMAS PPA Riau mendorong agar program Green Policing dapat diintegrasikan hingga ke tingkat desa dan kelurahan melalui program pemberdayaan masyarakat. Langkah ini diyakini mampu memperkuat ketahanan sosial sekaligus mencegah berbagai bentuk kekerasan yang dipicu oleh faktor lingkungan dan ekonomi.

Kolaborasi antara GERMAS PPA Riau dan Polda Riau ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem yang tidak hanya hijau secara lingkungan, tetapi juga aman, inklusif, dan ramah bagi perempuan dan anak di Provinsi Riau.

Pos Terbaru

  • Tempe Park Bogor Hadirkan Wisata Edukasi Tempe dan Destinasi MICE, Targetkan Buka Akhir 2026
  • Holiday Inn Express Semarang Simpang Lima Bidik Pasar Wisatawan Mancanegara Lewat IBEM 2026
  • Harris Hotel & Convention Serpong Tampil Perdana di IBEM 2026, Siap Jadi Destinasi Utama MICE di Tangerang
  • DISKOVERA DMC Promosikan Bali, Labuan Bajo, dan Sumba di IBEM 2026, Perkuat Posisi Indonesia sebagai Destinasi MICE Dunia
  • Wellous Indonesia Sabet APEA 2026 Fast Enterprise Award, Henry Yotania Tegaskan Kesuksesan Berkat Kolaborasi Seluruh Tim
  • APKIDA Perkuat Hilirisasi Industri Kimia Indonesia di Chemical Indonesia 2026, Halim Chandra: Saatnya Tingkatkan Produk Bernilai Tambah
  • APNI Gelar TTM Series 8, Bekali Pelaku Industri Nikel Hadapi Regulasi Baru dan Penguatan Tata Kelola Pertambangan
  • PRO AVL Indonesia 2026 Resmi Dibuka di NICE PIK 2, Hadirkan 60 Brand Global dan Perkuat Posisi Indonesia di Industri Audio Visual
  • PRO AVL Indonesia Expo 2026 Resmi Dibuka, Perkuat Kolaborasi Industri Audio Visual, Musik, dan Teknologi Hiburan Indonesia
  • Bentrok Warga di Matraman Dalam Jakarta Pusat Pecah, Diduga Dipicu Perselisihan Pedagang Nasi Uduk, Satu Orang Tewas
Seedbacklink
©2026 KompasIndo | Design: Newspaperly WordPress Theme