KOMPASINDO.CO.ID, JAKARTA, 17 September 2025 – Romo Yudo, Pastor Paroki Mangga Besar, mendampingi UMKM Paroki Mangga Besar yang bekerjasama dengan “Kudapan Betawi” hadir di Jakarta Coffee Culture pada Jakarta International Investment, Trade, Tourism & SME Expo (JITEX) 2025, yang berlangsung pada 17–19 September 2025 di Jakarta International Convention Center (JICC). Pameran ini mengusung tema “Jakarta Connecting Futures” dengan fokus membangun ekosistem investasi, perdagangan, pariwisata, dan produk lokal yang inklusif dan berkelanjutan.
Menurut Romo Yudo, UMKM Kudapan Betawi hadir sebagai bagian dari Centong dan Paroki Mangga Besar diajak bekerja sama di dalamnya. Sebanyak 10 UMKM tampil dari sekitar 40 UMKM yang diajak, melalui proses kurasi dan pelatihan sebelumnya. Produk yang ditampilkan mencakup beragam kue dan snack tradisional maupun modern, mulai dari kue bluder, brownies kukus, kue sifon, hingga kudapan khas Betawi lainnya.
“Pelatihan dan kurasi ini bertujuan agar UMKM dapat siap bertemu pembeli, mempromosikan produknya, dan meningkatkan keterampilan penjualan. JITEX menjadi sarana bagi mereka untuk scaling up sekaligus mengasah pengalaman dalam menghadapi pasar yang lebih luas,” ujar Romo Yudo.
Saat ini, pemasaran produk UMKM Paroki Mangga Besar masih banyak berfokus pada komunitas internal, terutama lingkungan gereja. Namun dukungan pemerintah melalui Dinas UMKM Jakarta dan program Jakpreneur memberikan akses bagi UMKM untuk mengembangkan pasar lebih luas. Ke depannya, Keuskupan Agung Jakarta juga menyiapkan SABUK (Sentra Bimbingan Usaha Kecil) sebagai pusat promosi dan pemasaran produk UMKM Paroki-Paroki KAJ secara kolektif.
“Kami berharap keikutsertaan UMKM Paroki Mangga Besar di dalam Kudapan Betawi di JITEX memberikan pengalaman berharga, meningkatkan kemampuan promosi, dan memperluas jaringan. Harapannya, produk mereka semakin dikenal sehingga bisa tumbuh dan berdaya saing, tidak hanya di komunitas gereja tetapi juga di tingkat nasional dan internasional,” tambah Romo Yudo.
Partisipasi UMKM Kudapan Betawi di JITEX 2025 menunjukkan bahwa kerja sama, kurasi, dan pelatihan mampu membantu pelaku usaha kecil tampil di ajang berskala internasional serta mendukung pengembangan ekosistem ekonomi kreatif yang berkelanjutan.

