KOMPASINDO.CO.ID, JAKARTA, Selasa (9/12) — BP Lansia Indonesia menyampaikan seruan penting kepada seluruh masyarakat untuk meningkatkan kepedulian, solidaritas, dan kesadaran lingkungan di tengah bencana alam besar yang melanda berbagai wilayah Indonesia. Pesan ini disampaikan langsung oleh Ketua Umum BP Lansia Indonesia Karmen Siregar, SH, bersama Sekretaris Jenderal BP Lansia Indonesia Idris Palar.
Dalam keterangannya, BP Lansia Indonesia mengajak seluruh warga lanjut usia (lansia) berusia 60 tahun ke atas untuk tetap menjaga kesehatan, semangat, dan terus berperan aktif dalam kehidupan sosial. BP Lansia kembali menekankan pentingnya visi dan misi lansia Indonesia, yaitu: Lansia Sehat, Lansia Berguna, serta Lansia Panjang Umur dan Berbahagia. Para lansia diharapkan menjadi motivator yang memberi contoh bagi keluarga, anak-anak, dan masyarakat dalam menjaga etika, tata krama, serta sopan santun.
Seruan ini disampaikan di tengah kondisi alam dan iklim yang sedang tidak bersahabat. Sejumlah daerah terdampak banjir bandang dan air bah dahsyat yang memporak-porandakan lingkungan, merusak kawasan subur, serta menimbulkan ribuan korban jiwa. BP Lansia Indonesia menilai bahwa bencana ini bukan hanya semata fenomena alam, tetapi juga akibat ketidaktaatan terhadap aturan dan undang-undang, khususnya terkait pengelolaan lingkungan.
BP Lansia Indonesia melalui Karmen Siregar dan Idris Palar mengajak masyarakat di seluruh Indonesia untuk berdoa bagi para korban dan mengulurkan donasi sesuai kemampuan masing-masing. Mereka menegaskan pentingnya menjaga solidaritas, empati, dan tanggung jawab sosial di tengah situasi darurat kemanusiaan seperti saat ini.
Selain itu, BP Lansia Indonesia menyerukan kepada pemerintah, khususnya Presiden dan Wakil Presiden sebagai pemegang mandat negara, agar mengambil langkah cepat, tegas, dan terukur dalam menangani bencana. BP Lansia juga mengusulkan kepada pemerintah untuk memanggil seluruh pengusaha yang mengelola hutan, tambang, dan perkebunan yang tidak menjalankan prinsip ekosistem dengan benar sehingga berdampak pada kerusakan lingkungan dan memperparah bencana.
Karmen Siregar dan Sekjen Idris Palar menegaskan bahwa para pengusaha tersebut harus bertanggung jawab atas dampak yang timbul. Apabila pemerintah tidak segera mengambil langkah konkret, BP Lansia Indonesia bersama masyarakat menyatakan kesiapannya untuk menghadap Presiden secara langsung guna menyampaikan aspirasi terkait pemulihan lingkungan dan penegakan aturan.
Melalui seruan ini, BP Lansia Indonesia berharap seluruh elemen bangsa dapat bersatu, saling menguatkan, serta mengambil peran aktif dalam menjaga kelestarian alam dan membantu sesama di tengah masa sulit ini.
Merdeka! Merdeka! Merdeka!

