Skip to content
KompasIndo
Menu
  • Home
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu

BP Lansia Indonesia Serukan Kepedulian Nasional dan Tanggung Jawab Lingkungan di Tengah Bencana Alam

Posted on 9 Desember 2025

KOMPASINDO.CO.ID, JAKARTA, Selasa (9/12) — BP Lansia Indonesia menyampaikan seruan penting kepada seluruh masyarakat untuk meningkatkan kepedulian, solidaritas, dan kesadaran lingkungan di tengah bencana alam besar yang melanda berbagai wilayah Indonesia. Pesan ini disampaikan langsung oleh Ketua Umum BP Lansia Indonesia Karmen Siregar, SH, bersama Sekretaris Jenderal BP Lansia Indonesia Idris Palar.

Dalam keterangannya, BP Lansia Indonesia mengajak seluruh warga lanjut usia (lansia) berusia 60 tahun ke atas untuk tetap menjaga kesehatan, semangat, dan terus berperan aktif dalam kehidupan sosial. BP Lansia kembali menekankan pentingnya visi dan misi lansia Indonesia, yaitu: Lansia Sehat, Lansia Berguna, serta Lansia Panjang Umur dan Berbahagia. Para lansia diharapkan menjadi motivator yang memberi contoh bagi keluarga, anak-anak, dan masyarakat dalam menjaga etika, tata krama, serta sopan santun.

Seruan ini disampaikan di tengah kondisi alam dan iklim yang sedang tidak bersahabat. Sejumlah daerah terdampak banjir bandang dan air bah dahsyat yang memporak-porandakan lingkungan, merusak kawasan subur, serta menimbulkan ribuan korban jiwa. BP Lansia Indonesia menilai bahwa bencana ini bukan hanya semata fenomena alam, tetapi juga akibat ketidaktaatan terhadap aturan dan undang-undang, khususnya terkait pengelolaan lingkungan.

BP Lansia Indonesia melalui Karmen Siregar dan Idris Palar mengajak masyarakat di seluruh Indonesia untuk berdoa bagi para korban dan mengulurkan donasi sesuai kemampuan masing-masing. Mereka menegaskan pentingnya menjaga solidaritas, empati, dan tanggung jawab sosial di tengah situasi darurat kemanusiaan seperti saat ini.

Selain itu, BP Lansia Indonesia menyerukan kepada pemerintah, khususnya Presiden dan Wakil Presiden sebagai pemegang mandat negara, agar mengambil langkah cepat, tegas, dan terukur dalam menangani bencana. BP Lansia juga mengusulkan kepada pemerintah untuk memanggil seluruh pengusaha yang mengelola hutan, tambang, dan perkebunan yang tidak menjalankan prinsip ekosistem dengan benar sehingga berdampak pada kerusakan lingkungan dan memperparah bencana.

Baca Juga:  Universitas Darma Persada Gelar PKKMB 2025: Cetak Generasi Unggul Adaptif, Kompetitif, Cerdas dan Beretika

Karmen Siregar dan Sekjen Idris Palar menegaskan bahwa para pengusaha tersebut harus bertanggung jawab atas dampak yang timbul. Apabila pemerintah tidak segera mengambil langkah konkret, BP Lansia Indonesia bersama masyarakat menyatakan kesiapannya untuk menghadap Presiden secara langsung guna menyampaikan aspirasi terkait pemulihan lingkungan dan penegakan aturan.

Melalui seruan ini, BP Lansia Indonesia berharap seluruh elemen bangsa dapat bersatu, saling menguatkan, serta mengambil peran aktif dalam menjaga kelestarian alam dan membantu sesama di tengah masa sulit ini.

Merdeka! Merdeka! Merdeka!

Pos Terbaru

  • Wellous Indonesia Sabet APEA 2026 Fast Enterprise Award, Henry Yotania Tegaskan Kesuksesan Berkat Kolaborasi Seluruh Tim
  • APKIDA Perkuat Hilirisasi Industri Kimia Indonesia di Chemical Indonesia 2026, Halim Chandra: Saatnya Tingkatkan Produk Bernilai Tambah
  • APNI Gelar TTM Series 8, Bekali Pelaku Industri Nikel Hadapi Regulasi Baru dan Penguatan Tata Kelola Pertambangan
  • PRO AVL Indonesia 2026 Resmi Dibuka di NICE PIK 2, Hadirkan 60 Brand Global dan Perkuat Posisi Indonesia di Industri Audio Visual
  • PRO AVL Indonesia Expo 2026 Resmi Dibuka, Perkuat Kolaborasi Industri Audio Visual, Musik, dan Teknologi Hiburan Indonesia
  • Bentrok Warga di Matraman Dalam Jakarta Pusat Pecah, Diduga Dipicu Perselisihan Pedagang Nasi Uduk, Satu Orang Tewas
  • Burhanuddin Abdullah Resmi Terpilih sebagai Ketua Umum PWRI 2026–2031 Secara Aklamasi, Siap Perkuat Peran 3,6 Juta Wredatama Indonesia
  • KESUMA RI Canangkan Desa Siaga Nasional, Target 50 Kursi DPR RI untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045
  • Burhanuddin Abdullah Menguat di Bursa Ketua Umum PWRI, Munas XV Jadi Penentu Arah Organisasi Wredatama Indonesia
  • Menteri PANRB Rini Widyantini: PWRI Jadi Penjaga Nilai Pengabdian ASN dan Perekat Persatuan Menuju Indonesia Emas 2045
Seedbacklink
©2026 KompasIndo | Design: Newspaperly WordPress Theme