KOMPASSINDO.CO.ID, Jakarta — Di bawah kepemimpinan Prof. Dr. H. Tubagus Bahrudin, SE., MM., sebagai Komisaris Utama Bank Aset Nusantara Indonesia (BANI), lembaga keuangan ini terus menunjukkan komitmennya dalam memperluas jaringan dan memperkuat kehadiran di seluruh wilayah tanah air, dari Sabang hingga Merauke.
Prof. Bahrudin menegaskan bahwa visi besar Bank Aset Nusantara Indonesia adalah menghadirkan akses layanan perbankan yang inklusif, modern, dan berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat. “Kami ingin Bank Aset Nusantara menjadi bank yang benar-benar hadir di tengah rakyat Indonesia, bukan hanya di kota besar, tetapi juga sampai ke pelosok daerah. Pembangunan ekonomi harus dimulai dari akar masyarakat,” ujarnya.
Sebagai bank yang mengusung prinsip inovasi, kepercayaan, dan keberlanjutan, Bank Aset Nusantara Indonesia terus memperluas cabang, memperkuat digitalisasi layanan, serta menggandeng pelaku UMKM dan sektor produktif di berbagai daerah. Prof. Bahrudin menambahkan, pengembangan sayap BANI tidak hanya sekadar ekspansi bisnis, tetapi juga bagian dari misi sosial untuk membangun ekonomi bangsa yang tangguh.
“Kami ingin menjadi motor penggerak ekonomi nasional. Dari Sabang sampai Merauke, kami hadir untuk membuka peluang usaha, memberikan akses pembiayaan, dan membantu masyarakat tumbuh bersama,” tutur Prof. Bahrudin dengan optimisme.
Langkah strategis Bank Aset Nusantara Indonesia ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk pelaku ekonomi daerah yang melihat BANI sebagai bank yang adaptif terhadap perubahan dan kebutuhan zaman. Dengan pendekatan berbasis digital dan komunitas, BANI bertekad menjadi bank pilihan masyarakat Indonesia yang menjangkau seluruh tumpah darah nusantara.
Dengan semangat nasionalisme dan profesionalisme, Bank Aset Nusantara Indonesia di bawah kepemimpinan Prof. Dr. H. Tubagus Bahrudin terus memperkuat posisinya sebagai simbol kemandirian ekonomi bangsa — tumbuh bersama rakyat, untuk Indonesia yang lebih sejahtera.

